Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tatanama Senyawa dan Penentuan Rumus Kimia

Garam dapur memiliki rumus Kimia NaCl. Bagaimana ya cara menamakan suatu senyawa ?
Pada pembahasan kali ini, jenis senyawa yang akan kita bahas terbagi menjadi dua bagian yaitu senyawa biner dan senyawa poliatomik.
Senyawa Biner Kovalen


Senyawa Biner

Senyawa biner adalah senyawa yang terbentuk dari dua unsur yang berbeda. Senyawa biner itu sendiri dibagi menjadi dua jenis berdasarkan unsur penyusunnya, yaitu:
  • Senyawa Biner yang terbentuk dari Logam dan Non logam.
  • Senyawa Biner yang terbentuk dari Non logam dan Non logam.

Senyawa Biner yang terbentuk dari LOGAM-NON LOGAM 

#Soal-1
Nama senyawa CaI adalah ....
A. Kalsium (II) iodida
B. Kalium (II) iodida
C. Kalsium iodida
D. Kalium iodida
E. Kalsium iodida (II)
Pembahasan:
CaI tersusun dari logam Ca (kalsium) yang merupakan logam golongan IIA dan unsur nonlogam I (iodin). Aturan tata nama senyawa jenis ini adalah nama logam + nama nonlogam + ida. Sehingga nama senyawa tersebut adalah kalsium iodida.
Jadi, jawaban yang benar adalah (C).

#Soal-2
Nama yang benar dari V₂O₅ adalah ....
A. Vanadium oksida
B. Vanadium (I) oksida
C. Vanadium (III) oksida
D. Vanadium (V) oksigen
E. Vanadium (V) oksida
Pembahasan:
V₂O₅ merupakan senyawa sederhana yang tersusun dari unsur logam golongan B dengan oksigen. Aturan tata nama senyawa jenis ini adalah nama logam + biloks logam + nama non logam diikuti akhiran ida. 
Jumlah biloks V₂O₅ = 0
2 x biloks V + 5 x biloks O = 0 
2 x biloks V + 5 x (-2) = 0
2 biloks V – 10 = 0
2 biloks V = +10
Biloks V = +5 
Sehingga nama senyawa tersebut adalah vanadium (V) oksida.
Jadi, jawaban yang benar adalah (E).

Senyawa Biner yang terbentuk dari NON LOGAM - NON LOGAM

Penulisan rumus kimia senyawa biner yang terbentuk antar unsur nonlogam dimulai dengan unsur yang elektropositif diikuti unsur yang lebih elektronegatif. Urutan tingkat keelektronegatifan unsur-unsur nonlogam dari yang terkecil hingga terbesar sebagai berikut.
B-Si-C-Sb-As-P-N-H-Te-Se-S-I-Br-Cl-O-F 
Contoh: 
Amonia : NH, bukan HN 
Air : HO, bukan OH
Contoh pemberian nama senyawa dengan metode klasik dan sistem Stock pada tabel dibawah ini.

Rumus Kimia Nama Senyawa Nama Senyawa menurut Sistem Stock
N2O Dinitrogen monoksida Nitrogen (I) oksida
N2O3 Dinitrogen trioksida Nitrogen (III) oksida
N2O5 Dinitrogen pentaoksida Nitrogen (V) oksida
Meskipun demikian, aturan terbaru (Sistem Stock) tersebut masih belum lazim digunakan.

#Soal-3
Senyawa dengan rumus kimia P₂O₃ memiliki nama ....
A. Fosfor (III) oksida
B. Fosfor (II) oksida
C. Trifosfor dioksida
D. Fosfor (III) trioksida
E. Difosfor (II) trioksida
Pembahasan:
P₂O₃ memiliki nama klasik difosforus trioksida karena tersusun dari 2 atom P dan 3 atom O. Sedangkan nama stock senyawa ini adalah fosfor (III) oksida.
Jadi, jawaban yang benar adalah (A).
#Soal-4
Rumus kimia dari dikloro heptaoksida yang tepat adalah ....
A. ClO
B. ClO
C. Cl₂O
D. Cl₂O₇
E. ClO
Pembahasan:
Dikloro heptaoksida adalah senyawa kimia yang tersusun dari 2 atom Cl (dikloro) dan 7 atom oksigen (heptaoksida). Sehingga rumus kimia yang tepat adalah Cl₂O₇.
Jadi, jawaban yang benar adalah (D).

Senyawa Poliatomik

Senyawa poliatom adalah senyawa yang berasal dari ion-ion poliatom, yaitu ion yang terdiri atas dua atau lebih atom-atom yang terikat bersama membentuk ion-dengan ikatan kovalen. Kebanyakan ion poliatom bermuatan negatif, kecuali ion amonium (NH₄⁺) yang bertindak sebagai kation. Penamaan senyawa poliatom sama dengan aturan penamaan senyawa biner logam dan nonlogam. Namun, terdapat perbedaan pada penamaan anionnya sebagai berikut.
Beberapa ion poliatom ditampilkan dalam Tabel berikut.

Tabel. Beberapa Ion Poliatom 
Ion Poliatom Nama Ion Poliatom Nama
NH4+ Ion amonium SbO43- ion antimonat
NO2- Ion nitrit S2O32- ion tiosulfat
NO3- Ion nitrat CH3COO- ion asetat
MnO4- Ion permanganat SO42- ion sulfat
C2O42- Ion oksalat CO32- ion karbonat
Dengan adanya rumus ion poliatomik diatas akan membantu kita dalam menentukan rumus kimia senyawa serta nama senyawa yang terbentuk.
Rumus umum penggabungan kation dan anion pada senyawa poliatom:
Am+ + BCn- → An(BC)m 
Contoh:
  • CHCOONa: Natrium asetat
  • NaCN : Natrium sianida
  • Ba(OH)₂ : Barium hidroksida, bukan barium (II) hidroksida karena barium hanya memiliki satu bilangan oksidasi.
  • CuSO₄ : Tembaga(II) sulfat
  • Pb(NO)₃ : Timbal (II) nitrat

#Soal-5
Rumus senyawa aluminium sulfat yang benar adalah ....
A. AlSO₄
B. Al(SO₄)
C. Al(SO₄)
D. Al(SO₄)
E. Al(SO₄)
Pembahasan:
Aluminium sulfat terdiri dari unsur logam aluminium (Al) yang merupakan logam golongan IIIA dan anion poliatom sulfat (SO42-). Muatan aluminium adalah +3. Sehingga rumus senyawa tersebut adalah:
2Al3+ + 3SO42-Al(SO₄)
Jadi, jawaban yang benar adalah (C).

 Semoga bermanfaat.

Bang Regar
Bang Regar Mentor - Educator - Writer

Posting Komentar untuk "Tatanama Senyawa dan Penentuan Rumus Kimia"